Info Penting
Si Jaka Mudik (Sistem Informasi Jaring Kerjasama Mutu Pendidikan)
Pameran Produk

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah, Titik Awal Pengembangan Profesi Guru

Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah bertujuan untuk menilai kemampuan, kekuatan, kesanggupan, dan/atau daya kepemimpinan yang dimiliki oleh Bakal Calon Kepala Sekolah yang memungkinkan dapat dikembangkan. Demikian disampaikan Dra. Titi Sulistiyani, M.Pd, Koordinator Fungsi FPMP LPMP DIY dalam laporannya saat pembukaan kegiatan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah kerjasama Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, LPPKSPS dan LPMP DIY. Titi menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 113 peserta jenjang SD dan SMP yang terbagi kedalam 2 tahap. Tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 16-18 April 2021 diikuti 61 peserta dari jenjang SD. Sedangkan tahap II dilaksanakan pada tanggal 20-22 April 2021 diikuti 52 peserta jenjang SD dan SMP.

Selanjutnya Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin, S.Pd. M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa profesi kepala sekolah sangat penting dalam keberlangsungan pendidikan di sekolah. Untuk itulah dibutuhkan seleksi untuk menduduki jabatan tersebut. Minhajul mengharapkan seluruh peserta seleksi dapat mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik dan tetap mematuhi protocol kesehatan.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, dalam arahannya Drs. Isdarmoko, M.Pd. MM.Par, menyampaikan ucapan terima kasih kepada LPMP DIY yang telah memfasilitasi Dinas Dikpora Kabupaten Bantul dalam berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Isdarmoko menegaskan bahwa seleksi merupakan peluang yang sangat bagus untuk peningkatan jenjang karir seorang guru. Peserta yang terpilih mengikuti seleksi hendaknya memanfatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berupaya melakukan yang terbaik sebagai seorang ASN. Kabupaten Bantul membutuhkan guru dan kepala sekolah yang kreatif, inovatif dan visioner agar pendidikan di Kabupaten Bantul mengalami peningkatan mutu yang signifikan. Selanjutnya Isdarmoko menambahkan bahwa pengembangan profesi seorang guru dilakukan berjenjang mulai dari guru, kepala sekolah dan pengawas. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk beralih ke struktural. Usia muda bukan menjadi penghalang dalam berproses, karena profesionalisme menjadi tujuan utama dalam pengembangan profesi guru.

Usai pembukaan peserta diberikan orientasi kegiatan oleh lead assesor dari LPPKSPS, selanjutnya peserta mengikuti tes tertulis dengan instrumen yang telah disiapkan oleh LPPKSPS. Agenda seleksi hari kedua seluruh peserta akan mengikuti sesi wawancara sesuai dengan pembagian assessor yang telah ditunjuk. Satu orang peserta akan diwawancara oleh dua orang assessor untuk menggali potensi yang dimiliki dan mungkin dikembangkan oleh peserta (erni_fpmp)

Artikel Lain

PERSIAPKAN ASESMEN NASIONAL (AN), LPMP DIY LAKSANAKAN VERVAL TIK

  Hari Jumat (28/5) LPMP DIY menyelenggarakan Pembekalan kepada sejumlah 30 orang petugas Verifikasi dan …

LPMP DIY SELENGGARAKAN ANALISIS DATA MUTU PENDIDIKAN 2021

LPMP DIY selenggarakan kegiatan analisis data mutu selama 2 hari dari Senin (24/5) sampai dengan …