Info Penting
Si Jaka Mudik (Sistem Informasi Jaring Kerjasama Mutu Pendidikan)
Pameran Produk

DUKUNG KAMPUS MENGAJAR, LPMP DIY LAKSANAKAN SUPERVISI KE-12 SEKOLAH SASARAN

Kampus Mengajar – saat ini merupakan Batch 1, adalah bagian dari program Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang melibatkan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi dari berbagai latar belakang pendidikan, untuk membantu proses belajar mengajar di sekolah, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar. Di Jogja sendiri, Kampus Mengajar melibatkan 12 sekolah sasaran dan 53 orang mahasiswa dari 9 Perguruan Tinggi.  Sekolah sasaran Program Kampus mengajar tersebar di Kabupaten Sleman (8 sekolah) yaitu SDN Prambanan, SD BOPKRI Demangan III, SD Muhammadiyah Ambarketawang 1, SDN Rogoyudan, SDN Candisari, SDN Nglempong dan SD IT Salman Al Farisi 2; Kabupaten Bantul (1 sekolah) yaitu SD Krapyak;  Kabupaten Gunungkidul (3 sekolah) yaitu SDN Wonolagi, SDN Sumberwungu I  dan SD IT Al Itisham Saptosari; serta  Kabupaten Kulon Progo (1 sekolah) yaitu SDN Kemriri. Sedangkan Perguruan Tinggi yang terlibat dalam program Kampus Mengajar adalah UNY, UNS, UST, Universitas PGRI Yogyakarta, UPN Yogyakarta, UMB Yogyakarta, UII, Unisba, dan UAD.

Sebagai bentuk dukungan pelaksanaan Kampus Mengajar, Direktorat Sekolah Dasar melalui LPMP DIY melakukan  supervisi  ke-12 sekolah sasaran Kampus Mengajar tersebut pada tanggal 16-18 Juni 2021. Kegiatan supevisi bertujuan untuk memotret pelaksanaan program sekaligus menggali permasalahan yang muncul di lapangan. Yang lebih penting lagi, kegiatan supervisi ini dimaksudkan untuk mencari jawaban atas pertanyaan: Bermanfaatkah Kampus Mengajar bagi sekolah dan mahasiswa?

Analisis terhadap hasil supervisi tersebut mengungkapkan informasi, saran, dan evaluasi terkait pelaksanaan Kampus Mengajar Batch 1,  diantaranya adalah bahwa sekolah merasa terbantu dan mendapatkan manfaat dalam hal adaptasi tekhnologi, administrasi, manajemen dan pembelajaran, serta berharap program ini dapat berlanjut. Tutik Pujiyati, S.Pd., Guru SDN Candisari dalam testimoninya menyampaikan, “Kami sangat terbantu dalam pelayanan pembelajaran kepada siswa, khususnya penggunaan teknologi Informasi dan administrasi sekolah .” Simbiosis mutualisme, para mahasiswa pun merasakan manfaat dari program ini, yang memang ditujukan untuk ‘mendekatkan’ kampus dengan pendidikan praktis. “Dengan kampus mengajar kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, dan rasanya menyenangkan dapat berkontribusi secara nyata.” ungkap Gregorius Agung, salah satu mahasiswa yang diterjunkan di SD BOPKRI Demangan III.

Namun demikian mahasiswa, sekolah dan dinas pendidikan berharap Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dapat mempersiapkan skenario program yang lebih matang dengan standar dan prosedur yang lebih jelas. Kemitraan yang sinergis di daerah merupakan kunci keberhasilan program Kampus Mengajar, oleh karenanya dipandang perlu untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota dan sekolah sasaran terkait pelaksaan program. Hal senada disampaikan Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si., Kepala LPMP DIY, bahwa Kampus Mengajar jenjang SD merupakan salah satu implementasi kebijakan Kampus Merdeka yang memberikan mahasiswa kesempatan 3 semester untuk belajar di luar prodinya, satu semester di kampusnya, dan 2 semester di luar kampus. Kampus Mengajar adalah salah satu pilihan yang dapat diambil oleh mahasiswa, dengan tugas melakukan pengabdian di sekolah selama 3 bulan. “Banyak manfaat, kreatifitas dan inovasi serta banyak juga catatan untuk perbaikan program ke depan”. tutup Pak Min.  (Min, Red, & SAD).

Artikel Lain

Perkuat Kapabilitas Pegawai, Pusdiklat Kemendikbudristek Bekerjasama dengan LPMP DIY Gelar Diklat Revolusi Mental dan Pengembangan Diri Pegawai

(Sleman , 15 Juni 2021). Pusat  Pendidikan  dan  Pelatihan  Pegawai  Kemendikbudristek  bekerja   sama   dengan   Lembaga   …

KREASI LAGU PELAJAR PANCASILA

Dalam rangka mengkampanyekan konten penguatan karakter dan memperingati Hari Lahir Pancasila, Pusat Penguatan Karakter Kementerian …