Info Penting
Si Jaka Mudik (Sistem Informasi Jaring Kerjasama Mutu Pendidikan)
ZIWBK

LPMP DIY SERAHKAN BANTUAN BAGI SEKOLAH TERDAMPAK BANJIR GIRISUBO KABUPATEN GUNUNGKIDUL

LPMP DIY – Bencana alam banjir yang terjadi pada hari  Minggu (31/01/2021) dini hari di Kapanewon (Kecamatan) Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, mengakibatkan rusaknya berbagai infsratrtuktur, rumah warga, fasilitas umum dan juga sarana prasarana pendidikan. Tercatat satu jembatan yang menghubungkan Songbayu-Sadeng putus total, puluhan rumah warga rusak terendam banjir, sejumlah fasilitas umum dan 9 sekolah juga mengalami kerusakan akibat terendam banjir. Ditjen PAUD Dikdas dan Dikmen, Kemendikbud RI  merespon cepat musibah tersebut dengan menerjunkan tim dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) D.I. Yogyakarta untuk membantu sekolah terdampak banjir tersebut. Setelah melakukan survey dan koordinasi sebelumnya, Tim Siaga Bencana LPMP DIY pada Senin, 8 Februari 2021 menuju ke lokasi yang berjarak perjalanan 2,5 jam dari Kota Yogyakarta itu untuk mengantarkan bantuan. Bantuan diberikan kepada sekolah yang terdampak siginifikan, antara lain SMPN 1 Girisubo, SD Gabugan, SD Songbanyu 1, TK PKK Songbanyu, dan PAUD Gabugan Songbanyu. Bantuan yang diberikan berupa Alat Permainan Edukatif (APE) untuk anak SD (2 paket) dan APE PAUD (2 paket), Paket Kegiatan Lingkar Remaja (1 Paket), buku literasi jenjang SMP (400 eksemplar), peralatan pendukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejumlah 75 set, serta sejumlah uang sumbangan sukarela dari pegawai LPMP Provinsi D.I. Yogyakarta.

Kepala LPMP D.I. Yogyakarta, Minhajul Ngabidin, S.Pd, M,Si, dalam kesempatan itu menyatakan bahwa sumbangan yang disalurkan berasal dari cadangan (buffer) bantuan siap siaga bencana Ditjen PAUD Dikdas dan Dikmen yang ada disiagakan di LPMP DIY, dan gerakan sukarela dari pegawai LPMP DIY. Beliau berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu pihak sekolah dalam upaya memenuhi kebutuhan pasca musibah banjir, sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan kembali, tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi di masa pandemi COVID ini. Atas nama Kemendikbud beliau juga berharap berharap kerusakan fisik yang terjadi di sekolah segera dapat diperbaiki oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat. Beliau juga menyampaikan bahwa LPMP DIY akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan untuk membantu pemulihan proses pembelajaran pasca musibah banjir ini.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di SMPN 1 Girisubo. Hadir dalam acara serah terima bantuan tersebut, perwakilan Dinas Dikpora Kabupaten Gunungkidul, Korwil Bina Pendidikan Girisubo, Bapak Sareno, M.M, Pengawas TK, Bapak  Mashudi, M.Si, Pengawas SMP, Bapak Samiarso, M.Pd, serta kepala sekolah dan guru dari sekolah penerima bantuan. Atasnama Dinas Dikpora Gunungkidul, Korwil Bina Pendidikan Girisubo  mengucapkan terima kasih atas perhatian Ditjen PAUD DIkdasmen- Kemendikbud terhadap musibah banjir di Kapanewon Girisubo. Bantuan ini merupakan wujud perhatian dan bentuk gotong royong seluruh elemen masyarakat pendidikan untuk membantu sekolah terdampak. Bantuan yang diberikan akan menambah semangat sekolah untuk bangkit dan kembali melaksanakan pembelajaran disesuaikan  dengan situasi dan kondisi pandemi COVID-19 yang masih terjadi saat ini. (Min-Mus)

Penyerahan Bantuan APE, Buku Literasi, dan Perangkat PHBS untuk Sekolah Terdampak Banjir Girisubo
Penyerahan Bantuan APE, Buku Literasi, dan Perangkat PHBS untuk Sekolah Terdampak Banjir Girisubo
Bantuan APE Jenjang PAUD dan TK (Hibah UNICEF)
Perangkat PHBS dan Buku Literasi Jenjang SMP dari Direktorat SMP
Perangkat PHBS dan Buku Literasi Jenjang SMP dari Direktorat SMP
Kondisi Sekolah Terdampak Banjir Girisubo, Minggu, 31 Januari 2021

Artikel Lain

Dialog Interaktif Pendidikan Bersama Mas Menteri

Kamis, 18 Maret 2021 yang lalu dilakukan dialog interaktif secara daring antara Mas Menteri, Nadiem …

On the Job Training (OJT) 1 Diklat Fungsional Calon Pengawas Sekolah Kabupaten Sleman

Penyiapan Calon Pengawas Sekolah dilakukan berdasarkan data proyeksi kebutuhan Pengawas Sekolah dalam 5 (lima) tahun …